Tugas Terstruktur Tatap Muka Ke-6
1. Buatlah video pendek berdurasi 3 menit secara berkelompok tentang suatu percobaan kimia!
Jawab:
Video ini kami buat untuk menjelaskan bahwa di dalam reaksi kimia terdapat ciri-ciri yang menunjukkan adanya reaksi kimia. Pada reaksi kimia satu zat atau lebih dapat diubah menjadi zat baru. Dimana suatu reaksi kimia terjadi dengan ditandai terbentuknya endapan, terbentuknya gas, terjadinya perubahan warna dan terjadinya perubahan suhu.
pada percobaan ini asam cuka (CH3COOH) direaksikan dengan soda kue (NaHCO3) menghasilkan gas CO2, berarti telah terjadi reaksi kimia yang mengakibatkan terbentuknya gas dengan cara perubahan kimia, karena menghasilkan jenis zat baru. Hal ini dibuktikan melalui percobaan ketika asam cuka dan soda kue dicampurkan dan terjadi buih, sehingga balon yang tadinya kecil menjadi mengembang, hal ini disebabkan adanya gas CO2 dari hasil reaksi tersebut.
Campuran baking soda dengan cuka menghasilkan gelembung-gelembung gas. Gelembung-gelembung gas tersebut adalah gas karbondioksida. Campuran cuka dengan baking soda dapat dirumuskan sebagai berikut:
NaHCO3(s) + CH3COOH(aq) -----> CH3COONa(aq) + CO2(g) + H2O(l)
setelah keduanya direaksikan maka :
Cuka merupakan asam sedangkan baking soda merupakan basa. Setelah keduanya dicampur, pH nya menjadi netral.
Hasil dari reaksi cuka dengan baking soda menghasilkan gas karbondioksida yang dapat mendorong gas oksigen diatasnya sehingga lama kelamaan balon yang tadinya kecil akan berubah menjadi lebih besar.
Reaksi yang terjadi antara cuka dengan baking soda merupakan reaksi endoterm, karena setelah cuka dan baking soda dicampurkan ke dalam botol, permukaan botol terasa dingin.
kunjungi :
https://www.youtube.com/watch?v=J0jK9tgKCyg&feature=youtu.be
Tugas Terstruktur Tatap Muka Ke-7
Buatlah alat peraga sederhana dengan memanfaatkan bahan bekas untuk kegiatan pembelajaran kimia jenjang SMP!
Jawab:
Alat peraga yang kami gunakan yaitu penyaring yang digunakan untuk pemisahan campuran dengan metode filtrasi. Adapun penyaring yang kami buat yaitu penyaring yang menggunakan bahan-bahan bekas yaitu: baju yang telah sobek (tidak layak pakai), kerikil, pasir dan botol bekas yang dirangkai menjadi suatu alat filtrasi. Alat peraga ini dapat diterapkan pada pembelajaran kimia jenjang SMP kelas 7. Berikut pemaparan materinya.
Pemisahan Campuran
A. Pengertian Campuran
Sebelum berahli ke pengertian pemsahan campuran. Sebaiknya coba mengerti dulu dengan pengertian campuran. Campuran adalah merupakan gabungan antara dua jenis zat atau lebih yang dijadikan menjadi satu. Campuran memiliki dua jenis, yakni Campuran Heterogen dan Homogen.
Secara serdehana. Setelah mengerti pengertian Campuran. Maka Pemisahan Campuran dapat diartikan menjadi :
Pemisahan Campuran adalah proses memisahan antara dua jenis zat atau lebih agar zat-zat tersebut terpisah dan menjadi zat tunggal (satu, bukan menjadi satu) dengan melakukan tindakan secara fisika maupun kimia.
B. Dasar-Dasar Pemisahan Campuran
Suatu campuran disusun oleh materi-materi yang memiliki sifat fisika dan sifat kimia yang berbeda. Berdasarkan perbedaan sifat-sifat materi yang menyusunnya, maka suatu campuran dapat dipisahkan dengan cara-cara tertentu. Beberapa hal yang menjadi dasar metode pemisahan campuran adalah ukuran partikel, titik didih, kelarutan, dan adsorbsi.
1. Ukuran Partikel
Jika ukuran partikel zat yang akan dipisahkan berbeda ukuran dengan partikel zat pencampurnya, maka campuran tersebut dapat dipisahkan dengan cara filtrasi (penyaringan).
2. Titik Didih
Jika zat yang akan dipisahkan memiliki perbedaan titik didih dengan zat pencampurnya, maka campuran tersebut dapat dipisahkan dengan metode distilasi. Pemisahan campuran dengan dasar perbedaan titik didih harus dilakukan dengan kontrol suhu yang ketat supaya tidak melewati titik didih zat yang akan dipisahkan.
3. Kelarutan
Secara umum, pelarut dibedakan menjadi pelarut polar (air) dan pelarut nonpolar (alkohol, aseton, kloroform, eter). Berdasarkan perbedaan kelarutan zat-zat penyusun suatu campuran pada jenis pelarut tersebut, maka campuran dapat dipisahkan dengan cara ekstraksi.
4. Adsorbsi
Adsorbsi adalah penarikan suatu zat oleh bahan pengadsorbsi secara kuat sehingga menempel pada permukaan dari bahan pengadsorbsi. Berdasarkan perbedaan daya adsorbsi, maka pemisahan campuran dapat dilakukan dengan cara adsorbsi.
C. Jenis-jenis dan Dasar Pemisahan Campuran
1. Filtrasi (Penyaringan)
Teknik penyaringan ini berdasarkan pada perbedaan ukuran partikel, sehingga digunakan untuk memisahkan campuran yang ukuran partikel zat-zat penyusunnya berbeda. Hasil pemisahan zat dengan cara penyaringan ditentukan oleh :
a. tingkat kerapatan alat penyaring.
b. ukuran partikel zat yang disaring.
c. jenis zat yang disaring.
Prinsip dasar penyaringan banyak dimanfaatkan dalam kehidupan seharihari seperti pada penjernihan air kotor, industri kecap, industri tahu dan susu kedelai, industri sirop, industri tepung kanji, dan pemisahan antara gas oksigen dan nitrogen.
Berikut ini adalah salah satu bentuk alat penyaringan yang dapat digunakan untuk penjernihan air kotor sehingga air tersebut dapat digunakan untuk mencuci pakaian dan sebagainya.
2. Distilasi (Penyulingan)
Prinsip distilasi adalah menguapkan suatu zat kemudian mengembunkan kembali. Distilasi dapat dilakukan karena adanya perbedaan titik didih antara zat-zat yang terkandung dalam larutan. Prinsip distilasi banyak dimanfaatkan dalam industri minyak, pembuatan air murni, pembuatan minyak kayu putih, dan minyak atsiri.
3. Evaporasi (Penguapan)
Dasar pemisahan dengan cara eva-porasi adalah perbedaan kemampuan menguap dari zat-zat dalam larutan. Kecepatan penguapan dipengaruhi oleh luas permukaan wadah. Semakin luas permukaan wadah maka semakin cepat penguapannya. Pemisahan zat dengan penguapan biasanya untuk mendapatkan zat padat yang larut dalam zat cair. Prinsip dasar pemisahan dengan cara penguapan ini dimanfaatkan petani garam. Mereka membendung air laut, kemudian menguapkannya dengan memanfaatkan panas cahaya mata-hari.
4. Sublimasi
Pemisahan zat dengan sublimasi adalah pemisahan zat dari campur-annya dengan cara memanaskan cam-puran sehingga zat yang diinginkan menyublim. Digunakan untuk memisahkan zat padat dalam zat padat. Contohnya pemisahan iodium dengan campurannya.
5. Kromatografi
Prinsip dasar kromatografi adalah memisahkan zat terlarut berdasarkan perbedaan kelarutannya dalam zat pelarut. Setiap zat kimia mempunyai kece-patan perambatan yang berbeda-beda pada kertas kromatografi sesuai sesuai kelarutannya dalam pelarut tertentu. Metode kromatografi ini sangat ber-guna untuk memisahkan dan meng-identifikasi zat-zat kimia dalam jum-lah sedikit. Misalnya zat pewarna ma-kanan, herbisida, dan pestisida yang terdapat dalam buah dan sayur.
6. Ekstraksi
Pemisahan dengan cara ekstraksi didasarkan pada perbedaan kelarutan zat dalam pelarut.
Ada dua jenis pelarut, yaitu :
a. Pelarut polar
Pelarut yang dapat larut atau bercampur dengan air.
Contoh : air dan alkohol
b. Pelarut non polar
Pelarut yang dapat larut atau bercampur dengan minyak atau lemak. Contoh : eter dan aseton.
Gambar:
1. Alat dan bahan yang digunakan untuk merangkai alat peraga:
2. Proses filtrasi air yang bercampur pasir
3. Air yang bercampur dengan pasir
4. Proses filtrasi yang sedang berlangsung
5. Hasil yang didapatkan dari proses filtrasi
3. E





Apa yang sulit dari materi tersebut dan kenapa anda memilih alat peraga tersebut? Jelaskan!
BalasHapusKami menggunakan alat peraga ini lebih tepat nya ingun memperlihat kan dan membantu siswa untuk lebih memahami tentang materi tersebut. Sudah kita ketahui bahwa siswa akan lebih mengerti apabila belajar dengan teori dan mengaplikasikannya langsyng dengan melakukan praktikum.
HapusApa latarbelakang anda memilih media ini?
BalasHapusdalam media yang telah anda buat ini, prinsip multimedia apa saja yang terdapat dalam media yang anda buat ini?
BalasHapusApa kelebihan maupun kekurangan dalam media yang anda gunakan ini?
BalasHapuskelebihannya:
Hapus- murah dan mudah
- tidak memakan waktu begitu lama
- bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari
- dapat dilakukan oleh siapapun
kekurangannya :
Hapustidak menggambarkan keseluruhan dari materi
Bagaimana cara membelajarkan percobaan yang anda lakukan? Apakah percobaan ini memakan waktu yang lama? Mengapa?
BalasHapusKita akan membelajarkan percobaan ini pada saat praktikum hal ini bertujuan untuk mengiringi atau mengimbangi teori-teori yang sudah di pelajari oleh siswa. Percobaan ini tidak begitu memakan waktu lama karena dilihat dari segi memperoleh alat dan bahan itu sangat mudah diperoleh dan banyak ditemukan dilingkungan sekitar.
HapusKita akan membelajarkan percobaan ini pada saat praktikum hal ini bertujuan untuk mengiringi atau mengimbangi teori-teori yang sudah di pelajari oleh siswa. Percobaan ini tidak begitu memakan waktu lama karena dilihat dari segi memperoleh alat dan bahan itu sangat mudah diperoleh dan banyak ditemukan dilingkungan sekitar.
HapusApakah dengan media yang anda buat bisa membuat siswa anda lebih tertarik dan mengerti?
BalasHapussaya rasa bisa, karena siswa lebih suka mempraktekkan langsung daripada hanya sekedar mempelajarinya hanya sekedar teori. dengan mempraktekkan langsung mereka lebih dengan mudah untuk memahamimaksud dari materi tersebut.
Hapusapakah yang menjadi latar belakang anda membuat media ini dalam menyampaikan materi ini?
BalasHapuslatar belakang membuat meddia ini adalah untuk menvisualisasikan secara langsung kepada siswa bagaimana ciri-ciri dari reaksi kimia dan apakah setiap reaksi kimia itu semua ciri-cirinya da[at tergambarkan. kemudian pada alat peraga untuk filtrasi kami membuat alat peraga tsb untuk menjelaskan bagaimana proses yang terjadi saat air yang keruh bisa menjadi jerning dengan adanya penyaringan dari bahan-bahan alam.
HapusBagaimana cara Anda menjelaskan kepada siswa mengenai cara membuat larutan dari koloid, koloid dari suspensi, dan sebaliknya?
BalasHapusbagaiamana caranya andda dapat menjelaskan percobaan reaksi kimia ini dengan menghubungannya dengan materi !
BalasHapusdisitu sudah jelas bahwasanya percobaan tersebut mengenai ciri-ciri reaksi kimia. jadi sudah berhubungan dengan reaksi kimia. dijelaskan bahwa reaksi NaHCO3(s) + CH3COOH(aq) akan menghasilkan CH3COONa(aq) + CO2(g) + H2O(l) dan ciri-ciri reaksi yang terjadi adalah menghasilkan endapan, menghasilkan gas yang diketahui dengan mengembangnya balon, dan menyebabkan perubahan suhu yang menjadi lebih dingin.
HapusApakah anda rasa media ini sudah cukup baik untuk materi yang anda jelaskan sehingga siswa diyakini lebih mengerti terhadap materi yang anda jelaskan?
BalasHapusmenurut saya cukup baik karena membuat media ini hanya dengan alat sederhana namun tetap menggambarkan materi apa yang akan tersampaikan.
Hapus